Bismillah,
Timor leste, saya tidak begitu yakin ejaan mana yang benar, Timor leste ataukah Timur Leste. Sengaja pula saya tidak melakukan klarifikasi ke SE (search Engine). jadi sebagiknya saya memakai akronim TL saja. Untuk memenuhi janji saya kepada entah berantah. saya akan membahasnya sekarang. bahasan ini pun sangat subjektif dan tidak saya rekomendasikan untuk dijadikan literatur ilmiah.
Awalnya, saya hanya tahu TL dulunya adalah bagian dari NKRI. yaitu, sebuah provinsi dengan nama Timor Timur (biasa disingkat Timtim). Dulu pula saya tidak mengetahui adanya peristiwa atau insiden Santa Cruz. Artikel dari beberapa sumber yang kubaca baru-baru ini, membuat saya terus berkata o atau em dengan panjang. Insiden Santa Crus menurutku adalah suatu bencana sosial yang besar. Sehingga sangat wajar mendapatkan perhatian dunia.
Awalnya saya hanya bisa bertanya mengapa TL menginginkan kemerdekaan. Dan pertanyaan itu sekarang sudah terjawab. Dan terungkap bahwa Indonesia pernah dianggap penjajah di daerahnya sendiri. Apakah ini juga menjadi Alibi gerakan Separatis di beberapa Daerah?. Apakah bisa negara menjajah rakyatnya sendiri?. Apakah Separatis akan selalu melawan Nasionalis. Bukankah separatis juga gerakan Nasionalis?.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar