Rabu, 12 Maret 2014

mencoba memenuhi janji kepada Timor leste

Bismillah,
Timor leste, saya tidak begitu yakin ejaan mana yang benar, Timor leste ataukah Timur Leste. Sengaja pula saya tidak melakukan klarifikasi ke SE (search Engine). jadi sebagiknya saya memakai akronim TL saja. Untuk memenuhi janji saya kepada entah berantah. saya akan membahasnya sekarang. bahasan ini pun sangat subjektif dan tidak saya rekomendasikan untuk dijadikan literatur ilmiah.

Awalnya, saya hanya tahu TL dulunya adalah bagian dari NKRI. yaitu, sebuah provinsi dengan nama Timor Timur (biasa disingkat Timtim). Dulu pula saya tidak mengetahui adanya peristiwa atau insiden Santa Cruz. Artikel dari beberapa sumber yang kubaca baru-baru ini, membuat saya terus berkata o atau em dengan panjang. Insiden Santa Crus menurutku adalah suatu bencana sosial yang besar. Sehingga sangat wajar mendapatkan perhatian dunia.

Awalnya saya hanya bisa bertanya mengapa TL menginginkan kemerdekaan. Dan pertanyaan itu sekarang sudah terjawab. Dan terungkap bahwa Indonesia pernah dianggap penjajah di daerahnya sendiri. Apakah ini juga menjadi Alibi gerakan Separatis di beberapa Daerah?. Apakah bisa negara menjajah rakyatnya sendiri?. Apakah Separatis akan selalu melawan Nasionalis. Bukankah separatis juga gerakan Nasionalis?.

Hari ini, untuk siapa?

Sebelum pagi berlalu, saya ucapkan selamat pagi
untukmu yang lebih dulu bangun...
untukmu yang masih berusaha terbangun...
untukmu yang belum bisa terbangun...
dan untukmu yang masih terbangun...

hari ini untuk siapa lagi?
saya mencoba untuk tidak mengatakan "tidak tahu"

lalu hari ini untuk siapa?
saya semakin mencoba untuk tidak mengatakan "tidak tahu"

tapi semakin mencoba semakin besar pula kekosongan akan pertanyaan itu.
jadi, kujawab saja... hari ini bukan untuk siapa-siapa
bukan untukmu, untuknya, untukku... yah... hari ini bukan untuk siapa-siapa.

dan
tiba-tiba saya berfikir untuk memberikan hari ini kepada siapa saja
namun, apakah ada yang sudi menerima hari ini?
hari dimana yang tidak diperuntukkan kepada siapa-siapa

Jumat, 07 Maret 2014

Politik satu

Hari ini (maksudnya kemarin) hal yang dominan adalah "politik satu". Mengapa politik? karena seharian berkeliling di salah satu daerah makassar dalam rangka ritual Politik. Sebenarnya saya tidak sedang mensosialisasikan Caleg. Dalam ritual ini saya mengambil peran penangkap Gambar (Photographer). Sebenarnya saya sangat amat amatiran. Hasilnya jauh dari Pro. Namun ritual ini saya manfaatkan untuk belajar, karena saya senangnya otodidak.

Banyak yang bilang, saya munafik. Alibinya karena saya secara praktis terjun ke dunia politik. Padahal saya masih berstatus mahasiswa. Namun, semuanya tak masalah bagiku. Itu adalah pendapat mereka. saya tak berhak marah. Karena ini Negara demokrasi, semua bebas berpendapat. Saya "woles" saja, walaupun mereka tidak "woles". (saya sendiri belum begitu mengerti arti woles)

kita najut, Mengapa satu?. Karena Satu adalah nomor urut partai yang saya ikuti ritualnya. Karena saya membeli satu hape hari ini menggantikan satu hape yang hilang. Karena saya tidak makan satu kali hari ini (trus??). Karena hari ini saya bangun jam satu siang (dak sholat Jum'at).

Baiklah, ini selembar lagi yang hilang dari lembar umurku. semoga lembaran ini akan berguna kedepannya.

mengenai janjiku membahar Timor Leste, emmmm....... lain kali nah....

Kamis, 06 Maret 2014

Ikan kering dan timor leste

Jum'at dini hari. Belum tidur semalaman seperti mengacu keinginan tahuku pada apapun yang lewat pada waktu itu. Setelah menyantap ikan kering yang baru tiba dari mandar, keisenganku mengelitik untuk menonton video di youtube. awalnya video tentang kontak senjata antara TNI vs Polisi, TNI Vs GAM. sampai pada aksi TNI di Timor Leste.

Setelah menonton beberapa video, saya penasaran menelusuri sejarah mengenai timor leste yang dulunya salah satu provinsi di Indonesia. ulasannya lain kali saja, berhubung berar mataku bertambah drastis,
Salam

Rabu, 05 Maret 2014

Lenovo Hasil kringat raib

Berita duka yang masih berbekas sampai hari ini. Sekitar minggu sore setelah acara pertemuan salah satu partai dengan tokoh negara tepatnya di Menara Bosowa lantai FR Lenovo hasil kringatku raib. Entah kemana. Kronologinya begini, sekitar pukul 03.00 wita saya masuk keruangan pertemuan dan mengambil spot colokan dan menikam charger untuk memasok energi ke dalam smartphone ku.

Setelah itu dengan tanpa berprasangka buruk, kutinggalkan dia sendiri dan memulai tugas mengambil gambar dengan DSLR impian yang bukan punyaku. sempat cek beberapa kali masi ada. Dan pas acara selesai, jeng... ilang. Syok, menyesal, dan ikhlas. mungkin bukan rejeki. dan mencoba menerima kejadian buruk ini. dan mengambil hikmahnya untuk lebih berhati-hati.

lenovo seri A sekian-sekian itu kubeli dengan uang hasil keringat sendiri. setelah mendapat honor penelitian dari Pak ramli (dosen). Padahal awalnya saya kira hape ini hape hoki karena harganya hanya Rp 999.000. waktu itu saya bayar 1 juta dan benar saja, diganti dengan selembar uang seribu dan kotak hape beserta isinya. sayangnya hanya bisa berumur hampir 3 bulan. semoga orang yang mengambilnya diampuni dosanya dan segera bertaubat.
ini penampakannya (hasil shearching di google)

dan semoga Allah memberikan rejeki lagi utnukku hambanya yang hina ini. agar bisa mendapatkan gantinya. amin

Pilih template

Dari 10 orang yang baru buat blog 10 diantaranya memulai dengan mencari template yang cocok. itu adalah hasil survey yang tidak pernah dilakukan. dan saya memilih untuk tidak pusing dengan template, itu pun untuk saat ini. saat ini belum ada template yang cocokuntuk blog saya ini.

Semoga blog ini bisa mendapatkan template yang cocok untuk kelangsungan updatenya, amin.

Salam

salam,
Ini blog ke sekian. blog ini lahir atas dasar yang tidak jelas. Maka, dapat saya prediksinkan isinya pun bakal tidak jelas. jelas sekali bahwa hidupku ini memang tidak jelas. satu2nya yang jelas adalah hidupku benar2 tidak jelas.

banyak yang ingin saya tulis, tapi entah bemana caranya menumpakannya di tuts keyboard. saya membuat blog ini dengan memakai celana pendek, baju tshirt ketat (kira-kira sudah 4 hari belum dicuci). Sambil chat dengan mantan yang tidak jelas.

Cukup mo deh,